6 Do’s and Don’ts dalam Mencuci Rambut

Setiap wanita tentu menginginkan rambut yang sehat serta tampak indah dan berkilau. Mencuci rambut adalah langkah pertama perawatan rambut yang bisa dilakukan sendiri di rumah. Tetapi, sudahkah kamu mencuci rambut anda dengan langkah-langkah yang benar, atau justru yang selama ini kamu lakukan pada saat mencuci rambut justru merusaknya? Simak do’s and don’ts serta tips dalam mencuci rambut yang telah kami rangkum untuk mendapatkan rambut sehat idaman kamu.

Don’t: Langsung mencuci rambut pada saat produk styling masih menempel di rambut.

Do: Kenakan nourishing oil atau krim kondisioner lembut sebelum mencuci rambut anda sebagai langkah pre conditioning.

theewomandotcom
theewoman.com

Rambut anda sedang dalam kondisi yang lelah setelah melewati proses styling seperti pengeritingan, pencatokan serta terpapar produk-produk styling seperti hairspray, hair gel, foam atau mousse. Memijat kulit kepala dan helai rambut dengan nourishing oil, membantu merilekskan rambut serta melepaskan produk-produk styling yang melekat pada rambut. Jika anda memiliki rambut yang panjang melebihi bahu, langkah pre conditioning ini juga perlu dilakukan. Rambut yang panjang memerlukan extra nourishment dan perhatian yang khusus dibandingkan dengan rambut pendek. Karena, rambut yang panjang cenderung kering dan bercabang pada ujungnya. Setelah rambut mendapatkan treatment yang cukup, baru cuci rambut kamu dengan shampo.

Don’t: Menggunakan terlalu banyak shampo.

Do: Gunakan shampo sesuai kondisi rambutmu.

gurldotcom.jpg
gurl.com

Ingat, jumlah shampo yang kamu butuhkan untuk sekali mencuci rambut hanya sekitar lima hingga sepuluh mililiter saja, tergantung kondisi rambutmu. Semakin panjang rambutmu, tentu semakin banyak shampo yang kamu butuhkan. Tetapi, menggunakan shampo secara berlebihan, selain boros, juga tidak memberikan manfaat lebih untuk rambut kamu.

Don’t: Menggosok kulit kepala terlalu keras saat keramas.

Do: Pijat kulit kepala dengan lembut menggunakan ujung jari.

judithbdotnet.jpg
judithb.net

Jangan gunakan kuku dan menggaruk kulit kepala dengan maksud menghilangkan kotoran. Busa shampo dan pijatan lembut dari ujung jari kamu sudah cukup untuk menghilangkan kotoran yang melekat pada kulit kepala. Pijat seluruh bagian kulit kepala, selama kurang lebih lima menit, kemudian teruskan ke arah helaian rambut hingga ujung rambut. Menggosok kulit kepala dengan kuku, terlalu keras atau terlalu lama bisa berakibat buruk, menyebabkan kulit kepala terkelupas dan membuat kulit kepala menjadi kering.

Don’t: Menggunakan air yang hangat pada saat membilas rambut.

Do: Gunakan air hangat saat membasahi rambut.

theglossdotcom.jpg
thegloss.com

Belum banyak yang tahu, bahwa air hangat akan merilekskan rambut serta membuat pori-pori pada kulit kepala dan akar rambut terbuka. Sehingga, membasahi rambut dengan air hangat pada awal keramas akan membuat kotoran dan sisa minyak berlebih akan lebih mudah terangkat. Ketika membilas, bilas rambut kamu dengan seksama, terutama pada bagian akar dan kulit kepala. Jangan sampai ada  sisa shampo atau busa pada kulit kepala kamu. Sisa shampo dan busa yang tidak terbilas dengan bersih akan mengering dan menggumpal dan tampak seperti ketombe di rambut kamu nantinya. Saat membilas, gunakan air dingin pada bilasan terakhir. Hal ini untuk membuat akar rambut lebih kuat sehingga tidak mudah rontok, dan akan membuat rambut mengeluarkan kilau alaminya.

Don’t: Mengaplikasikan kondisioner langsung pada kulit kepala.

Do: Gunakan kondisioner hanya pada helai rambut.

stylishcrazedotcom.jpg
stylishcraze.com

Kondisioner memang bersifat melembabkan dan menutrisi rambut. Tetapi, kulit kepala memproduksi minyak dan kelembaban secara alami. Mengenakan kondisioner pada kulit kepala, akan membuatnya jadi memiliki minyak berlebih. Kondisi kulit kepala dengan minyak berlebih ini membuat kotoran lebih mudah menempel di kulit kepala anda. Akibatnya tentu tidak nyaman dan rambut jadi lepek. Ketika menggunakan kondisioner, usapkan mulai dari tengah helai rambut atau sekitar lima sentimeter dari akar rambut hingga merata sampai ke ujung rambut.

Don’t: Langsung mengeringkan rambut basah dengan blow dryer atau dengan catok.

Do: Biarkan rambut kering secara alami.

lolamodedotcom.jpg
lolamode.com

Rambut yang basah sangat sensitif serta rentan rontok dan patah. Untuk mengeringkan rambutmu setelah keramas, jangan menggosok-gosok rambut terlalu kuat dengan handuk. Jika rambut kamu panjang melewati bahu, menggelung rambut dengan handuk akan membantu mengeringkannya. Terlalu sering mem-blow dry atau mencatok rambut yang basah juga akan membuat ujung rambut jadi kering dan bercabang. Jika anda sedang terburu-buru dan harus mengeringkan rambut dengan hair dryer, pilih angin dengan kekuatan sedang tanpa suhu panas.

Image source: healthcircuit.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s